Gorontalo, 25 Februari 2025 – Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG)turut serta dalam Rapat Kerja Fakultas Pertanian UNG, yang membahas program kerja dan strategi pengembangan akademik, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat untuk tahun mendatang. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi setiap jurusan dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan.
Dalam rapat ini, Jurusan ITP UNG memaparkan berbagai program unggulan yang difokuskan pada penguatan kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pengembangan riset inovatif di bidang pangan, serta peningkatan kerja sama dengan industri dan lembaga penelitian. Selain itu, upaya untuk memperluas kesempatan mahasiswa dalam program magang, sertifikasi kompetensi, dan wirausaha berbasis pangan lokal juga menjadi prioritas dalam perencanaan tahun ini.
Peningkatan Mutu Akademik dan Riset Berbasis InovasiDalam sesi pemaparan, Jurusan ITP UNG menekankan pentingnya penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan industri pangan, sehingga lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar. Upaya peningkatan kualitas pengajaran berbasis riset dan praktik industri juga menjadi bagian dari strategi pengembangan akademik yang dirancang.
Selain itu, Jurusan ITP juga menargetkan peningkatan jumlah penelitian dan publikasi ilmiah di jurnal nasional serta internasional bereputasi, khususnya dalam bidang pangan fungsional, keamanan pangan, serta pengolahan hasil pertanian yang berkelanjutan. Program hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga terus didorong untuk meningkatkan kontribusi nyata dalam pengembangan sektor pangan dan pertanian.
Sinergi dan Kolaborasi untuk Kemajuan FakultasRapat kerja ini juga menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarjurusan di Fakultas Pertanian, memastikan setiap program kerja selaras dengan visi dan misi fakultas serta universitas. Diskusi yang berlangsung menghasilkan berbagai rekomendasi dan strategi implementasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di tahun akademik mendatang.
Dengan perencanaan yang matang serta dukungan kolaborasi yang kuat, Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG optimistis dapat terus berkontribusi dalam mencetak lulusan yang unggul, inovatif, dan siap bersaing di dunia industri pangan serta penelitian.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik: Pengolahan Cabe bubuk Instant
dan Tomat Rasa Kurma (Torakur)
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik:
1. Penerapan Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Pisang
2. Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Samping Buah Nangka menjadi Produk Olahan Pangan
3. Pembuatan Stik Pepaya untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga
Dilakukan melalui forum diskusi prodi di pimpin oleh ketua jurusan dengan melibatkan tim taks force penyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK)
Instrumen Suplemen Konversi (ISK) digunakan oleh perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan konversi peringkat akreditasi