
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Tetap Program StudiKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Dosen Tetap Program Studi (DTPS) Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo mencerminkan komitmen dosen dalam mengimplementasikan hasil penelitian dan keilmuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selama tiga tahun terakhir telah dilaksanakan 31 judul PkM, yang terdiri atas 12 kegiatan pada TS-2, 9 kegiatan pada TS-1, dan 10 kegiatan pada TS. Berbagai kegiatan tersebut berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan pangan lokal, penerapan teknologi pengolahan pangan, peningkatan keamanan pangan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
Sebagian besar kegiatan didukung oleh pendanaan perguruan tinggi dan pendanaan mandiri sebanyak 25 judul, sementara 5 judul memperoleh pendanaan dari lembaga dalam negeri di luar perguruan tinggi dan 1 judul didukung oleh lembaga luar negeri. Keberagaman sumber pendanaan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap kapasitas dosen dalam melaksanakan program pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
Ke depan, Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan akan terus memperkuat kualitas dan cakupan kegiatan PkM melalui perluasan kemitraan dengan pemerintah, industri, UMKM, dan komunitas masyarakat. Pengabdian juga akan semakin diintegrasikan dengan kegiatan penelitian dan pembelajaran sehingga menghasilkan inovasi yang aplikatif, mendorong hilirisasi hasil riset, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Pengabdian kepada Masyarakat yang Melibatkan MahasiswaProgram Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo secara konsisten melibatkan mahasiswa dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai bagian dari penerapan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui kolaborasi bersama dosen, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan di bidang ilmu serta teknologi pangan secara langsung dalam menjawab kebutuhan dan permasalahan masyarakat.
Pada periode berjalan sebanyak 10 kegiatan PkM telah melibatkan 17 mahasiswa, dengan seluruh kegiatan atau 100% telah sesuai dengan roadmap pengabdian program studi. Kegiatan tersebut mencakup pengembangan produk pangan lokal, penerapan teknologi pengolahan pangan, pemberdayaan kelompok masyarakat, pencegahan stunting, pengurangan limbah pangan, serta penguatan ketahanan pangan berbasis potensi daerah.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan PkM tidak hanya memperkaya pengalaman akademik dan sosial, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, kreativitas, dan pemecahan masalah. Ke depan, program studi akan terus memperluas partisipasi mahasiswa, memperkuat kemitraan dengan pemerintah, industri, UMKM, dan komunitas, serta mendorong kegiatan PkM yang menghasilkan inovasi tepat guna dan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.