Popayato,13-02-24 – Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar sosialisasi di SMA Negeri 1 Popayato sebagai upaya memperkenalkan bidang studi serta peluang karier di sektor pangan kepada siswa tingkat menengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada siswa, terutama kelas XII, tentang pentingnya Ilmu dan Teknologi Pangan dalam mendukung ketahanan pangan dan inovasi industri makanan.
Sosialisasi ini dihadiri oleh tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG yang memaparkan materi mengenai ruang lingkup ilmu pangan, prospek kerja lulusan, serta kontribusi bidang ini dalam industri pangan dan pertanian berkelanjutan. Selain itu, disampaikan juga informasi mengenai program studi, kurikulum, serta jalur penerimaan mahasiswa baru di Universitas Negeri Gorontalo.
Kepala SMA Negeri 1 Popayato, menyambut baik kegiatan ini dan menilai bahwa sosialisasi semacam ini sangat penting untuk membantu siswa dalam menentukan pilihan studi di perguruan tinggi. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG yang telah memberikan wawasan baru bagi siswa kami. Ini menjadi motivasi bagi mereka untuk lebih serius mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi," ujarnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi interaktif terkait ilmu pangan, peluang beasiswa, serta pengalaman mahasiswa UNG di bidang akademik dan penelitian. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mendalami ilmu pangan dan turut berkontribusi dalam inovasi serta pengembangan industri pangan di masa depan.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik: Pengolahan Cabe bubuk Instant
dan Tomat Rasa Kurma (Torakur)
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik:
1. Penerapan Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Pisang
2. Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Samping Buah Nangka menjadi Produk Olahan Pangan
3. Pembuatan Stik Pepaya untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga
Dilakukan melalui forum diskusi prodi di pimpin oleh ketua jurusan dengan melibatkan tim taks force penyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK)
Instrumen Suplemen Konversi (ISK) digunakan oleh perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan konversi peringkat akreditasi