Gorontalo – Sebanyak 41 mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi menyandang gelar Sarjana setelah mengikuti prosesi Yudisium Fakultas Pertanian, pada Rabu, 5 Februari 2025, di Aula Fakultas Pertanian UNG. Dari jumlah tersebut, 4 mahasiswa berhasil meraih predikat pujian (cum laude) atas prestasi akademik yang membanggakan.
Acara yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru, dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian, Koordinator Program Studi, dosen, serta staf akademik. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian UNG menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dengan baik dan berharap lulusan dapat mengabdikan ilmunya untuk masyarakat.“Yudisium ini adalah momentum penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa. Ini bukan akhir, melainkan awal dari langkah baru untuk berkarya di masyarakat. Kami sangat bangga atas prestasi yang telah diraih, khususnya bagi yang berhasil meraih predikat pujian,” ujarnya.
Dari 41 mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan yang diyudisium, 4 mahasiswa menerima penghargaan khusus sebagai lulusan dengan predikat pujian berkat capaian indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,50 serta masa studi yang ditempuh tepat waktu.
Salah satu lulusan dengan predikat pujian, Annisa Nur Fitri Umami, mengungkapkan rasa syukur dan haru atas capaian tersebut.“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mencapai hasil ini. Prestasi ini tentu tidak terlepas dari bimbingan para dosen, dukungan keluarga, dan semangat belajar. Ke depan, saya ingin berkontribusi di bidang pengembangan produk pangan lokal dan inovasi teknologi pangan,” ungkapnya.
Koordinator Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan UNG juga memberikan pesan kepada mahasiswa yang diyudisium. Ia berharap para lulusan dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan untuk berkontribusi dalam pengembangan industri pangan maupun sektor agribisnis.“Lulusan Ilmu dan Teknologi Pangan memiliki peluang besar untuk berkarier di industri pangan, agribisnis, hingga wirausaha berbasis pangan lokal. Jangan berhenti belajar dan teruslah berinovasi,” pesannya.
Selain prosesi yudisium, acara ini juga diisi dengan pemberian sertifikat kepada para lulusan serta sesi foto bersama dosen dan tenaga kependidikan. Para mahasiswa yang telah diyudisium akan melanjutkan proses administrasi akademik sebagai persiapan menuju wisuda dalam waktu dekat.
Yudisium ini menjadi tonggak penting bagi lulusan Fakultas Pertanian UNG, khususnya mahasiswa Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama studi, mereka diharapkan mampu berkontribusi dalam mengembangkan sektor pangan dan pertanian yang berkelanjutan serta menjadi agen perubahan di masyarakat.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik: Pengolahan Cabe bubuk Instant
dan Tomat Rasa Kurma (Torakur)
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik:
1. Penerapan Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Pisang
2. Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Samping Buah Nangka menjadi Produk Olahan Pangan
3. Pembuatan Stik Pepaya untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga
Dilakukan melalui forum diskusi prodi di pimpin oleh ketua jurusan dengan melibatkan tim taks force penyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK)
Instrumen Suplemen Konversi (ISK) digunakan oleh perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan konversi peringkat akreditasi