Telaga, 14 Februari 2025 – Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Negeri Gorontalo (UNG)mengadakan sosialisasi di SMA Negeri 1 Telaga, Kabupaten Gorontalo, sebagai upaya memberikan wawasan kepada siswa kelas XII mengenai peluang pendidikan dan prospek kerja di bidang ilmu pangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan peran strategis ilmu dan teknologi pangan dalam kehidupan sehari-hari serta industri, sekaligus membuka peluang bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi.
Sosialisasi ini menghadirkan tim dosen dan mahasiswa dari Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG, yang memberikan pemaparan mengenai sistem perkuliahan, kurikulum yang berbasis teknologi pangan, serta berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru. Selain itu, siswa juga mendapatkan informasi mengenai program beasiswa, fasilitas laboratorium, serta peluang pengembangan keterampilan dan riset di bidang pangan.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Telaga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, mengingat banyaknya siswa yang mulai mempertimbangkan pilihan jurusan di perguruan tinggi. "Sosialisasi ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi siswa kami. Dengan adanya informasi yang jelas, mereka dapat merencanakan masa depan pendidikan mereka dengan lebih baik," ujarnya.
Meningkatkan Minat Siswa terhadap Dunia PanganSelama sesi sosialisasi, siswa diajak untuk lebih memahami berbagai aspek ilmu pangan, mulai dari keamanan pangan, inovasi produk berbasis bahan lokal, hingga pengolahan pangan modern yang berkelanjutan. Melalui pemutaran video profil Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG, siswa mendapatkan gambaran lebih jelas tentang kegiatan akademik, praktik di laboratorium, serta kerja sama UNG dengan berbagai industri pangan nasional.
Sesi tanya jawab interaktif menjadi salah satu bagian yang paling menarik dalam kegiatan ini. Para siswa aktif bertanya mengenai peluang kerja setelah lulus, peran lulusan ilmu pangan dalam industri, serta pengalaman kuliah di UNG. Salah satu siswa menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasannya mengenai dunia pangan. "Saya baru tahu bahwa ilmu pangan tidak hanya sebatas memasak atau mengolah makanan, tetapi juga mencakup inovasi teknologi, riset keamanan pangan, hingga bisnis berbasis pangan," katanya.
Menyiapkan Generasi Muda untuk Berkontribusi dalam Sektor PanganDengan adanya sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk melanjutkan studi di Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan UNG dan ikut berkontribusi dalam pengembangan industri pangan yang inovatif dan berkelanjutan. Tim pemateri menekankan bahwa lulusan jurusan ini memiliki prospek yang luas, baik di sektor industri, penelitian, maupun wirausaha berbasis pangan.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan motivasi dari tim UNG, yang mendorong siswa untuk terus mengembangkan potensi diri dan tidak ragu dalam memilih bidang studi yang sesuai dengan minat dan cita-cita mereka. Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu siswa SMA Negeri 1 Telaga dalam merencanakan masa depan akademik dan karier mereka dengan lebih matang.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik: Pengolahan Cabe bubuk Instant
dan Tomat Rasa Kurma (Torakur)
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik:
1. Penerapan Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Pisang
2. Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Samping Buah Nangka menjadi Produk Olahan Pangan
3. Pembuatan Stik Pepaya untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga
Dilakukan melalui forum diskusi prodi di pimpin oleh ketua jurusan dengan melibatkan tim taks force penyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK)
Instrumen Suplemen Konversi (ISK) digunakan oleh perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan konversi peringkat akreditasi