Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan (ITP) Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses melaksanakan Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Jilid VI dengan tema “Kedaulatan Pangan melalui Pangan Lokal”. Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 16 Desember 2024, Secara Daring dan dihadiri oleh puluhan peserta, termasuk mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi di bidang pangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian UNG, Dr. Muhammad Mukhtar, S.Pt, M.Agr, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif Jurusan ITP dalam menyelenggarakan seminar ini. “Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mendorong mahasiswa berkontribusi dalam pengembangan pangan lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional,” ungkap Dr. Muhammad Mukhtar, S.Pt, M.Agr dalam sambutannya.
Seminar ini menampilkan beberapa pembicara utama yang merupakan pakar di bidang pangan dan agribisnis, di antaranya DR. CYNTIA G.C. LOPULALAN, S.TP., M.SI dari Universitas Patimura, dan DR. SITI DHARMAWATI, S.PT.,MP seorang praktisi inovasi pangan lokal. Para pembicara menyampaikan materi yang berfokus pada potensi pangan lokal di Indonesia, inovasi teknologi pengolahan, serta strategi pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kemandirian pangan.
Selain sesi utama, kegiatan ini juga menjadi ajang presentasi hasil riset mahasiswa Jurusan ITP UNG. Sebanyak 25 mahasiswa mempresentasikan penelitian mereka yang mencakup berbagai topik, seperti diversifikasi produk pangan lokal, uji mutu bahan pangan, dan pemanfaatan bahan baku lokal dalam industri pangan. Penelitian-penelitian tersebut mendapat tanggapan positif dari para peserta dan pembicara, yang memberikan masukan untuk pengembangan lebih lanjut.
Ketua Jurusan ITP, Dr. Yoyanda Bait, S.TP, M.Si, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya Jurusan ITP untuk meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. “Kami berharap hasil riset mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pangan lokal, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi di sektor pangan,” ujar Dr. Yoyanda Bait, S.TP, M.Si.
Salah satu peserta seminar, Nur Aini, mahasiswa semester akhir Jurusan ITP, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam acara ini. “Seminar ini memberikan banyak wawasan baru tentang pentingnya pangan lokal dan bagaimana kita sebagai mahasiswa bisa berkontribusi melalui riset,” katanya.
Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Jilid VI ini tidak hanya menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga memperkuat komitmen Jurusan ITP UNG dalam mendukung kedaulatan pangan melalui pemanfaatan pangan lokal. Keberhasilan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk pelaksanaan seminar-seminar berikutnya dengan tema yang relevan dan berdampak luas.
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik: Pengolahan Cabe bubuk Instant
dan Tomat Rasa Kurma (Torakur)
Pelatihan Teknologi Tepat Guna dengan Topik:
1. Penerapan Good Handling Practices (GHP) dan Good Manufacturing Practices (GMP) Pisang
2. Peningkatan Ekonomi Masyarakat melalui Pengolahan Hasil Samping Buah Nangka menjadi Produk Olahan Pangan
3. Pembuatan Stik Pepaya untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga
Dilakukan melalui forum diskusi prodi di pimpin oleh ketua jurusan dengan melibatkan tim taks force penyusun Instrumen Suplemen Konversi (ISK)
Instrumen Suplemen Konversi (ISK) digunakan oleh perguruan tinggi atau program studi untuk melakukan konversi peringkat akreditasi